1. Kerusakan NKRI meliputi semua segi kehidupan.
2. Dalam semangat Nuzulul Quran, kembalilah ke Quran dalam pemecahan masalah.
3. Pemecahan masalah menurut Quran :
Taqwa akan memberikan jalan keluar; akan memberikan rezeki tak tersangka-sangka; akan dicukupkan keperluan; akan mendapat kemudahan; akan dihapus dari dosa dan akan diganjar pahala (Q.S : 65 : 2-5).
4. Pengertian taqwa: melaksanakan perintah Allah dan menjauhkan larangan-Nya (Usul Fiqih).
5. Perintah Allah :
a. Al Quran : Sumber hukum yang benar, adil dan mutlak (Q.S : 6 : 115).
b. Konsistensi terhadap hukum Allah (Q.S : 33 : 36)
c. Taat kepada Allah dan Rasulnya serta pemerintah (yang taat kepada Allah dan Rasulnya) (Q.S : 4 : 59).
d. Pemerintah wajib menegakkan shalat, zakat, menyuruh yang ma'ruf dan melarang yang munkar (Q.S : 22 : 41).
e. Menghukum secara adil (Q.S : 4 : 58).
f. Dalam pengadilan, jangan menentang yang tak bersalah dan membela yang berkhianat (Q.S : 4 : 105).
g. Beribadah hanya kepada Allah (Q.S : 109 : 1-6).
6. Larangan Allah.
a. Jangan mengangkat pemimpin yang menghina Islam seperti Yahudi, Kristen, Musyrik, Munafiq, dan Atheis (Q.S : 3 : 57).
b. Jangan mengangkat keluarga sendiri menjadi pemimpin, jika mereka lebih senang kepada kekafiran (Q.S 9 : 23).
c. Jangan mendirikan masjid/bangunan yang dijadikan tempat propaganda anti Islam (Q.S : 9 : 107).
d. Jangan mencintai orang yang memusuhi Allah dan Rasul-Nya (Islam), walaupun keluarga sendiri (Q.S 58 : 22).
e. Orang munafiq jangan diangkat menjadi pemimpin yang suka : berbohong; ingkar janji; khianat (H.R. Muslim).
f. Jangan berzina, berselingkuh, kumpul kebo (Q.S : 24 : 2).
g. Jangan memakan makanan haram : bangkai, darah, babi, minuman keras, judi (Q.S : 2 : 172-173; 219).
h. jangan mengambil harta orang dengan menipu, memeras, merampok (Q.S : 2 : 188). dan riba (Q.S : 3 : 130).
i. Jangan mencuri/korupsi (H.R Muslim).
Dari : Abdul Qadir Djaelani, Bogor, 17/8-2011.
Tampilkan postingan dengan label Facebook Archives. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Facebook Archives. Tampilkan semua postingan
Senin, 15 Agustus 2011
Selasa, 21 Juni 2011
Islam Dapat Memperbaiki Moral Bangsa
1. Islam telah ada di Indonesia sejak abad VII dan dipeluk oleh 86% penduduknya.
2. Moral Islam mengatur semua segi kehidupan (dngan tuhan, diri sendiri, dan sesama manusia,lingkungan hidup)
3. pertanggungan jawab moral : dunia-akhirat (Q.S : 99 : 7-8).
4. Keteladanan : Rasulullah s.a.w (Q.S;33 :26).
5. Keteladanan harus dipraktikan dalam keluarga (Orang Tua), sekolah (Guru), Masyrakat (tokoh), Negara (aspek negara).
6. Setiap Muslim wajib menegakkan moral Islam (H.Muttafaq Alaih).
7. Moral Sekuler dan Merusak :
hedonisme (kesenangan dan kelezatan), Utilkitarisme (keuntungan, kemamfaatan), Vitalisme (Seksual), Meterialisme (Materi, uang).
8. Lingkunganhidup; (manusia dan masyarakat) harus bersih dari : Pornografi, Prostitusi, judi, narkoba, huru-hara, dan kekerasan.
9. PMP telah gagal (1966-1998).
2. Moral Islam mengatur semua segi kehidupan (dngan tuhan, diri sendiri, dan sesama manusia,lingkungan hidup)
3. pertanggungan jawab moral : dunia-akhirat (Q.S : 99 : 7-8).
4. Keteladanan : Rasulullah s.a.w (Q.S;33 :26).
5. Keteladanan harus dipraktikan dalam keluarga (Orang Tua), sekolah (Guru), Masyrakat (tokoh), Negara (aspek negara).
6. Setiap Muslim wajib menegakkan moral Islam (H.Muttafaq Alaih).
7. Moral Sekuler dan Merusak :
hedonisme (kesenangan dan kelezatan), Utilkitarisme (keuntungan, kemamfaatan), Vitalisme (Seksual), Meterialisme (Materi, uang).
8. Lingkunganhidup; (manusia dan masyarakat) harus bersih dari : Pornografi, Prostitusi, judi, narkoba, huru-hara, dan kekerasan.
9. PMP telah gagal (1966-1998).
Kerusakan Moral Bangsa
1. Negara Sekuler (Kapitalis, Komunis, Nasionalis) a moral
2. Penelitian : Andrew L.Shapiro, James, Kim Pitterson di AS hasilnya sebagai berikut : a. 93% a moral, b. 91% suka berdusta, c. 74,10% tidak beragama, d. 31% senang berselingkuh, e. seorang dari 10 remaja putri telah melakukan pelacuran, f. seorang dari 20 remaja putri telah melahirkan anak haram jadah, g. 400.000 anak-anak penderita AIDS, h. tiap 25 menit terjadi pembunuhan, i. teror terhadap Islam 12-30/9-2001 : 542 kasus.
3. AS menjadi induk semang Indonesia selama 45 tahun (1966-2011).
4. Kerusakan moral bangsa kaena Indonesia menjadi abdi AS, semua moral yang bejat diterima dengan bangga.
5. Dari Abdul Qadir Djaelani Bogor 20/6-2011
Mantan Anggota DPR-RI No. AA 259
1999-2004
2. Penelitian : Andrew L.Shapiro, James, Kim Pitterson di AS hasilnya sebagai berikut : a. 93% a moral, b. 91% suka berdusta, c. 74,10% tidak beragama, d. 31% senang berselingkuh, e. seorang dari 10 remaja putri telah melakukan pelacuran, f. seorang dari 20 remaja putri telah melahirkan anak haram jadah, g. 400.000 anak-anak penderita AIDS, h. tiap 25 menit terjadi pembunuhan, i. teror terhadap Islam 12-30/9-2001 : 542 kasus.
3. AS menjadi induk semang Indonesia selama 45 tahun (1966-2011).
4. Kerusakan moral bangsa kaena Indonesia menjadi abdi AS, semua moral yang bejat diterima dengan bangga.
5. Dari Abdul Qadir Djaelani Bogor 20/6-2011
Mantan Anggota DPR-RI No. AA 259
1999-2004
Selasa, 07 Juni 2011
Pancasila Gagal Mewujudkan NKRI Gemah Ripah Loh Jinawi
Pancasila Gagal Mewujudkan
NKRI Gemah Ripah Loh Jinawi
Oleh : Abdul Qadir Djaelani
I. Pendahuluan
1. Yudaisme dan Kritianisme melahirkan sekularisme. Yudaisme yang menjadikan Musa sebagai Lord (Pangeran) Tuhan dan Kristianisme yang menjadikan Yesus Kristus (Putera Tuhan) memberikan inspirasi kepada Ludwig Feuerbach (1804-1871) untuk menyimpulkan “Homo Homini Deus” (Thuan yang sesungguhnya adalah dirinya sendiri). (Ignace Lepp : 1985 : 67-70).
2. Dengan mengangkat diri manusia sebagai Tuhan, maka ia telah manjadikan diri manusia sebagai sumber kebenaran dan penentu ukuran tentang nilai benar dan salah, baik dan buruk, terlarang dan boleh serta indah dan jelek. Pandangan Filsafat semacam ini disebut “Anthropo Sentris” (Antrophos = Manusia, Sentris = Pusat). Pengertiannya : manusia sumber kebenaran dan penentu semua nilai. (Ali Syariati; 1983 : 56).
Pandangan semacam ini mewarnai pemikiran sehari-hari di barat. (Marcel A. Boisand; 1980 : 44) kerenanya kaum sekuler menolak nilai-nilai dari Tuhan (wahyu). Umat Islam yang meyakini tuhan sebagai sumber kebenaran dan penentu semua nilai-nilai, jadi pandangannya Theosentris (Theo = Tuhan, Sentris = Pusat) bertolak belakang dengan pandangan yang Antrophosentris.
3. Sekulerisme telah melahirkan ideologi dunia yaitu Komunisme, Nasionalisme, dan Kapitalisme.(Saedjatmoko, Kompas; 3 Desember 1979).
Komunisme : Karl Max (1818-1884); Engels (1829-1895); Lenin (1870-1872). Nasionalisme : Biuseppi Mazzini (1806-1872). Kapitalisme : Roussaue (1812-1878), Thomas Jefferson (1801-1884).
II. Ideologi Dunia
1. Komunisme
Esensi Komunisme yaitu : a. Anti agama : “Agama candu bagi manusia”. (Ignace Leppi; 1985 : 68-70); b. Materialisme : “Esensi segala sesuatu adalah materi” (Thomas Hobbes (1588-1679); Hobbach (1723-1789); Bucher dan Melasoff.
(CA Van Pearsen; 1980 : 157-159). c. Dialektika, teori ini berasal dari Hegel (1770-183) yang menyatakan : these, anti these dan Syarthese. (Ahmad Rustandi; 1971; 39-40). d. Historis materialis, teori berasal dari Charles Robet Darwin (1809-1882). (Ali Syariati; 1983 : 82). e. Ekonomi Commural; teori ini berasal dari Persudan (1809-1865), Ricardo (1772-1823). (M. Rasyid; 1965 : 18-20).
2. Nasionalisme
Esensi naionalisme yaitu : nasionalisme/kebangsaaan didasarkan atas ras, bumi dan sejarah adalah satu-satunya dasar pembentukan negara. (Biussepi Mazzini : 1806-1872). Karenanya nasionalisme mengangkat kebangsaan sebagai “Ilah” (Tuhan), bumi dan sejarah, kepentingan tertingginya tidak dari firman tuhan, melainkan dari sumber yang keruh yakni “ darah dan bumi”. (J.Verkuyl; 1983 : 138-139). Nasionalisme adalah suatu kredo yang didasarkan atas segenggam dogma yang ada di benak para penganutnya (Hans Lathy jerman : 1744-1803). Nasionalisme cendrung Terpelanting kearah Cahuvinisme, Imperialisme, dan Fasisme seperti di kemukakan oleh Francis Cooher, Joseph Lighten, Walter Leugue, Will Durant, Didwei Hord dan Barbara Ward.(Haidar Bagir; 1986 : 37-39).
3. Kapitalisme
Esensi kapitalisme yaitu : a. Individualisme; tokoh-tokoh pemikrinya : Thomas Jefferson; Dagobert Renes dan Virginia Ferms. (Ahmad Rustandi; 1990 : 73-74). b. Liberalisme. c. Kapitalisme; semboyannya “ dengan modal sekecil-kecilnya memperoleh keuntungan yang sebesar-besarnya”(Rederik Martin; 1990 : 193).
III. Pancasila
1. Rumus Pancasila
Pemerintah kolonial Jepang membentuk Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BUPKI) pada 1 Maret 1945, dengan ketuanya Dr.Radjiman Widyoningrat dan beranggotakan 68 orang (Alibasya Lubis;1963 :6). Pada rapat BPUPKI pada 29 Mei -1 juni 1945 di Pejambon-Jakarta. dalam pembicaraan dasar negara pada tanggal 1 Juni 1945, Soekarno (Bung Karno) menyatakan ia mengambil dari tulisan/makalah Dr.Sun Yat Sen (Cina/Tiongkok) yang berjudul “San Min Cu I” (The Three People’s Principles) yaitu “Minsu, Min Chuan, Min Sheng” (Nationalism, Damocraci, Sosilism). (Tujuh Badan Pokok Indoktrinasi; 1960 : 9-14). Kemudian ia mengusulkan dasar Negara Indonesia dengan nama Pancasila; Kelima sila tersebut sebagai berikut : a. Kebangsaan Indonesia . b. Internasionalisme atau prikemanusiaan. c. Mufakat atau demokrasi. d. Kesejahteraan sosial. e. Ke-Tuhanan. (Pidato Bung Karno 1 Juni 1945, Departemen Penerangan : 1965).
sebelum sampai pada rumus Pancasila, Bung Karno menyatakan pengaruh dari gurunya Ir.Adolf Baars di H.B.S yang mengajarkan tentang ajaran Marxisme : Internasionalisme (kemanusiaan sedunia). jadi sila kedua dari Pancasila 1 Juni 1945 atau rumus Pancasila 1 adalah dari Adolf Baar (Belanda ). Selanjutnya sila kelima (Ke-Tuhanan) mempunyai pengertian : hasil dari proses evolusi sosiologis Marxis sebagai mana di ceramahkan oleh Bung Karno, dalam kursus Pancasila di Istana Negara Jakarta pada tanggal 26 Mei, 5 Juni, 16 Juni, 22 Juli dan 3 September 1958. (Sekenario Pancasila Sebagai Dasar Negara; 1984 : 25-46).
jadi rumus pancasila I berasal dari Sun Min Cu I (dr. Sun yat sen yaitu : kebangsaan (nasionalisme), demokrasi; kesejahteraan sosial (sosialisme); sedangkan internasionalisme dan ketuhanan berasal dari marxisme melalui Adolf Baars.
oleh karena itu pancasila menurut Sutan Takdir Ali Syahbana bahwa sila dalam pancasila bukan saja terlampau beragam-ragam yang masing-masing melingkungi yang lain, sehingga tidak terlepas dari pertantangan dalam diri sendiri. didalam pancasila masing-masing sila tidak terjalin menjadi kesatuan yang bulat dan kesatuan logika pikiran tetapi tinggal terletak berderai-derai. (Deliar Noer; 1963:109).
2. Rumus Pancasila II
Pada sidang terakhir BPUPKI dibentuk panitia 9 yang sekaligus merumuskan kembali pancasila sebagai dasar negara berdasarkan pidato Bung Karno 1 juni 1945 (rumus pancasila I). panitia 9 telah berhasil merumuskan tugas tersebut pada 22 juni 1945 dengan nama, Piagam Jakarta 22 juni 1945; yang berisi s.b : a) ke-tuhanan, dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya. b) kemanusiaan yang adil dan beradab. c) persatuan Indonesia d) kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan. e) keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia .
piagam Jakarta 22 juni 1945 menjadi rumus pancasila ke II.
3. Rumus pancasila III
Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) dibentuk pada 9 agustus 1945.
pada tanggal 18 agustus 1945 PPKI rapat untuk menuntaskan undang-undang dasar dan memilih presiden dan wakil presiden R.I.
Dalam pmutusan undang-undang dasar 1945; rumus pancasila adalah sbb : a) ketuhanan yang maha esa. b) kemanusiaan yang adil dan beradab . c) persatuan Indonesia . d) kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan. e) keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia .
4. Rumus pancasila IV
Pada UUD-RIS, 29 oktober 1945, rumus pancasila IV adalah sbb : a) ketuhanan yang maha Esa. b) perikemanusiaan. c) kebangsaan . d) kerakyatan. e) keadilan sosial.
pada UUD sementara 1950, rumus pancasila tidak mengalami perubahan sama sekali.
5. Rumus pancasila V
Dekrit presiden Soekarno 5 juni 1959 yang menyatakan pembubaran konstituante dan berlakunya kembali UUD 1945 dan pancasila mengalami perubahan fundamental sbb : a) Pancasila diperas menjadi : Tri Sila. b) Tri Sila terdiri atas : (-) Nasionalisme (-) sosio-demokrasi (-) ke-tuhanan. c) Tri Sila diperas menjadi Eka Sila. d) Eka Sila yaitu gotong-royong. e) gotong-royong diwujudkan dalam bentuk NASAKOM (Nasional-Agama_Komunis).
pancasila Nasakom masih dilengkapi dengan Manipol ( Manifasto Politik), UUd 45, sosialisme Indonesia dan kepribadian Indonesia (USDEK).
6. Rumus pancasila VI
Rumus pancasila “Nasakom” (rumus pancasila V) berakhir di G30S/PKI, maka pemerintah orde baru membentuk “ panitia pancasila yang bertugas memberikan tapsir tunggal” pancasila. panitia pancasilaterdiri 3 orang, Dr. Moh Hatta, Mr. A. Soebardjodan Mr. A.A. Maramis ( mantan perumus pancasila II) dan ditambah 2 orang yaitu Mr. A. Sunarjo dan Mr. A. G. paringgodigdo. panitia ini bekerja mulai 10 januari 1975 dan berhasil merumuskan naskah (uraian pancasila) pada 8 maret 1975 dan diserahkan kepada presiden Soeharto pada tanggal 23 juni 1975. (Moh. Hatta; 1978:3-10). jadi, uraian pancasila “(panitia pancaasila) adalah rumus pancasila VI.
7. Rumus pancasila VII
Rumus pancasila VI ditolak oleh orde baru dan mereka menyusun sendiri tafsir pancasila dengan menjabar pancasila dengan P4 dan PMP. jadi rumus pancasila + P4 + PMP merupakan rumus pancasila VII.
apabila rumus pancasila V (pancasila-nasakom) berakhir di G30S/PKI, maka rumus pancasila VII (pancasila-P4-PMP) berakhir di krisis multidimensi.
8. Rumus pancasila VIII
Pada zaman orde-reformasi atau demokrasi liberal, rumus pancasila VIII adalah mempertahankan (rumus pancasila, 18 agustus 1945) sebagai symbol didalam pidato/ceramah para pejabat, yang tidak mempunyai arti apa-apa. karena penjabaran pancasila didalam batang-tubuh UUd-1945 telah dihapus oleh amandemen – UUD 1945”; I-IV”; UUD 1945 dari 16 Bab asli menjadi 20 bab; dari 37 pasal asli menjadi 82 pasal; dari 48 ayat asli menjadi, 172 ayat. ( St Jnd MPR-RI; 2002: 59-80) rumus pancasila VIII (mempertahankan rumus pancasila III/18 agustus 1945) tetapi merusak batang-tubuh pancasila dengan,, amandemen UUD 1945 berakhirpada titik tubir NKRI sebagai negara gagal.
IV. Islam dan Pancasila
1. Esensi Islam.
a. Islam adalah agama wahyu dari Allah yang terkumpul dalam kitab suci Al Quran dan Hadist Rasulullah s.a.w (kumpulan pembuatan, perkataan, dan ketetapan Nabi Muhammad s.a.w.)
b. Pendirinya adalah Nabi Muhammad s.a.w yang lahir di Mekah pada 20 April 571 M; wahyu pertama yang diterimanya pada usia 40 tahun (611 M) dan termuat dalam Q.S : 96 :1-5.
c. Islam adalah sistem kehidupan yang sempurna, yang mengatur semua dimensi kehidupan manusia (Q.S; 5 : 5; 3 dan Ibnu Katsim; 1969 : 12).
d. Islam adalah sistem kehidupan sempurna terdiri dari atas : Sistem spiritual, Sistem moral, Sistem politik, Sistem ekonomi, sistem sosial. (Abul A’la Mauduri; 1969 : VII).
e. Sitem kehidupan Islam yang sempurna wajib diterima oleh setiap muslim secara utuh dan lengkap (Q.S;2 : 208, Muhammad Ali Shebani; 1981 : 133). Dan terlarang menerima Islam secara parsial. (Q.S : 2 : 85; dan Abdul Qadir Audah; 1965 :137-138).
f. Allah (Tuhan) adalah sumber kebenaran dan pemberi criteria tentang : hak-bathil, halal-haram, ma’ruf-munkar, jamil dan qabil. (Q.s : 4 : 105). Secara filosofis Islam disebut Theosentris (Theo=Tuhan; Sentris=Pusat).
2. Esensi pancasila
a. Pancasila adalah dasar filsafat negara (philosofisch groundlag) Indonesia dari ideologi nasionalisme/kebangsaan yang mengilahkan (me-Tuhankan) bangsa dan tanah air.
b. Jari Pancasila lahir dari pandangan sekulerisme yang me-Tuhankan diri manusia (homo homini deus). Dimana manusia menjadi sumber kebenaran dan pemberi criteria tentang benar-salah, boleh dan terlarang, baik-buruk, indah-jelek, secara filosofis sekularisme disebut “Antrhopo sentris” (antrhopos=manusia; sentris=pusat).
c. Karenanya sila-sila dari Pancasila diambil dari Sun Min Cu I (Dr. Sun Yat Sen) : (Nasionalisme, Demokrasi, dan sosialisme), dan dari Marxisme (Ir Adolf Baars) : Internasionalisme dan ke Tuhanan.
d. Rumus Pancasila berkembang sampai VIII Rumus Pancasila. Dalam Rumus P II, dimasukkan istilah Syariat Islam dalam sila pertama, tetapi pada rumus P.III, istilah syariat Islam dihilangkan.
e. Rumus Pancasila V yang pengertian dan aplikasi yang berbeda yang berakhir pada gotong-royong-NASAKOM dan G30 S/PKI.
f. Demikian pada rumus Pancasila VII baik pengertiannya maupun aplikasi berbeda dan berakhir pada krisis Multi dimensi.
g. Dan akhirnya pada zaman reformasi dengan mempertahankan Rumus Pancasila III menempatkan Pancasila di tempat yang etalage indah, tetapi UUD 1945 diamandemen sampai 4 kali dengan meniru UUD negara kapitalis khususnya AS, NKRI berada di tubirr negara gagal.
3. Islam bertentangan/berbeda dengan Pancasila?
a. Secara ideologi Islam bertentangan dengan Pancasila.
Islam adalah dari wahyu Allah, Pancasila adalah dari Filsafat manusia, Islam meyakini Allah sbagai sumber kebenaran, Pancasila meyakini manusia sebagai sumber kebenaran, Islam Theosentris, Pancasila antrophosentris.
b. Pancasila (NKRI) yang mengakui HAM dan Demokrasi .
NKRI harus mengakui HAM umat Islam, NKRI harus melaksanakan nilai-nilai Demokrasi dalam kehidupan politik, Secara historis NKRI bisa berdampingan dengan umat Islam didalam konstituante (dalam pembentukan UUD RI) yang bersidang dari 1956-1959 dan telah berhasil 90% menyusun rancangan UUD RI, tinggal tentang dasar negara : Islam >< Pancasila; hasil voting : Islam 230 suara dan Pancasila 270 suara (ESA; 1981 : 76)
c. Kalau Pancasila (NKRI) melarang HAM umat Islam dan menentang nilai-nilai demokrasi, maka NKRI akan sama dengan negara Kristen (AS dan Uni Eropa) yang menangkap dan membunuh umat Islam dengan semena-mena menyerbu dan menjajah negeri-negeri Muslim dangan biadab dan barbar.
d. apabila NKRI sudah seperti negara Kristen (AS dan Uni Eropa) terhadap Islam dan Umat Islam yang akan terjadi adalah perang sabil><perang salib.
IV.Penutup
1. Tulisan saya dimuat di Facebook : Abdul Qadir Djaelani
dan blog : muslimdjaelani.blogspot.com
Oleh Abdul Qadir Djaelani
Mantan anggota DPR-RI No.AA 259, periode 1999-2004
Minggu, 29 Mei 2011
Kristen Dan Yahudi Bagaikan Adik-Kakak Kandung Sendiri
Kristen Dan Yahudi Bagaikan Adik-Kakak Kandung Sendiri
Oleh : Abdul Qadir Djaelani
I. Fakta :
1. Secara theologi dan ideologi umat Kristen (AS dan Uni Eropa) penganut Yudaisme dan Zionisme fanatic ( baca : halaman facebook A.Q.Djaelani dan Blog Muslim Djaelani; 4 dan 20 mei 2011).
2. Secara historis nagara Israel/Yahudi didirikan di Palestina 14 mei 1948 oleh LIga bangsa-bangsa (AS dan Uni Eropa) dengan perbandingan penduduk : 92% Islam/Arab dan 8% Israel/Yahudi.
3. Walaupun kebiadaban Israel/Yahudi terhadap Arab/Islam di Palestina dan negeri-negeri sekitarnya telah super biadab, tetapi DK-PBB tidak berhasil mengeluarkan resolusinya yang menghukum Israel atas kebiadabannya, karena AS dan Uni Eropa ( Negara Kristen yang paling berkuasa didunia ) senantiasa memveto resolusi DK-PBB.
4. Media dunia Kristen-Yahudi (AS dan Uni Eropa) menyokong kebijakan veto tersebut, sehingga public secara global membenarkan veto AS dan Uni Eropa dan veto AS dan Uni Eropa mebela kebiadaban Israel/Yahudi telah berlaku berpuluh kali selama 63 tahun.
5. Tindakan super biadab Israel/Yahudi didasarkan pada kitab Taurat (Perjanjian Lama) pasal kitab ulangan 2:10-16, dan kitab tersebut juga kitabnya umat Kristen (katholik dan protestan), diyakini sebagai kebenaran mutlak dari firman Tuhan Yahve (Yahudi), Tuhan Bapak dan Yesus kristus (Kristen).
6. Tetapi resolusi DK-PBB No.1378/2001 yang memitnah Osama Bin Laden dan Al Qaedah (umat Islam) di Afganistan sebagai teroris Internasional tanpa secuil saksi/fakta apapun, AS dan Uni Eropa (Nato) secara membabi-buta membunuh dengan rudal dan bom ratusan ribu umat Islam sipil Afganistan, dan menghancurkan ribuan Masjid dan rumah sakit, madrasah-madrasah, juga ratusan ribu rumah rakyat. Media massa Kristen dunia memblow up kebijakan tersebut dengan gembira, karena AS dan Uni Eropa dapat menghancurkan umat Islam tanpa perlawanan yang berarti. Dan sampai sekarang AS dan Nato mesih menjajah Afganistan dan membunuh umat Islam di sana dengan rudal-rudal.
7. Tanpa resolusi DK-PBB , AS , Inggris, dan Australia memitnah Presiden Sadam Husein memiliki bom racun pembunuh masal. Pada tahun 2003 dengan serta merta AS, Inggris, dan Australia menyerbu negeri Irak/Negeri Muslim, dengan rudal dan bom ditembakkan ke seluruh negeri Irak, sehingga ratusan ribu muslim sipil mati mengenaskan, ribuan masjid hancur, ribuan madrasah rata dengan tanah, ratusan ribu rumah umat Islam menjadi puing. Para pejabat tinggi negara Irak dihukum mati dengan semena-mena. PBB menonton dengan asyik kebiadaban tersebut. media massa Kristen dunia memblow up “Wild West” bagaikan pertandingan “Piala Dunia”. Dan AS , Inggris dan, Austaralia masih menjajah Irak dan memebunuh umat Islam hampir setiap hari. Padahal pada akhir 2005 Presiden George Bush menyampaikan pernyataan ke media massa bahwa isu Presiden Sadam Husein mempunyai dbom pembunuh masal adalah rekayasa CIA-AS.
8. Resolusi DK PBB No.1973/2011, yang memitnah Presiden Khadafi (Lybia Negeri muslm) telah membunuh rakyat sipil Lybia sendirir, tanpa bukti. Laporan tersebut datang dari AS dan Uni Eropa. Sebagai Negeri Kristen yang buas., AS dan Uni Eropa menembakkan ratusan rudalnya dan ratusan bom dengan pesawat terbang canggih menghancurkan istana Presiden Khadafi; Masjid-masjid, madrasah, dan rumah-rumah sakit, denganh membunuh Presiden Khadafi dan keluarganya, dan umat Islam sipil, sehigga ratusan-ribuan rakyat sipil mati mengenaskan. Dan AS dan Uni Eropa masih membombardir Lybia sampai sekarang. Semua media massa Kristen memberitakan Presiden Khadafi sebagai penjahat perang, dan AS dan Nato sebagai pembela rakyat Lybia.
9. Kebiadaban Negeri Kristen (AS, dan Uni Eropa) dan yahudi adalah warisan sejarah perang salib yang didekritkan oleh Paus Urbanus II, pada 23 Npember 1095 di Clemon Prancis, untuk merebut Yarusalem/{alestina dari kekuasaan umat Islam. para raja dan kaisar negara Kristen seluruh Eropa mengerahkan pasukannya sebanyak 150.000 dan menyerang tentara Islam di Palestina dan sekitarnya.
Pada 15 Juli 1009 kota Yarusalem jatuh ketangan tentara salib dengan melakukan pembunuhan masal secara mambabi buta, sehingga tumpukan tengkorak, kaki dan tangan umat Islam berserakan di pinggir-pinggir jalan trotoar. Pada 1 Juli 1187 tentara Islam dipimpin Sultan Slahuddin Al Ayyubi berhasil merebut kota Yarusalem. Jatuhnya kota Yarusalem dan kota lainnya ke tangan tentara Islam, pasukan salib dari Eropa dibawah pimpinan Richard The Lion Heart (raja Inggris) menyerbu umat Islam yang tinngal di kota-kota seperti Accon, Artischeia, Kerak, Caloria, Jaffa . Setelah kta-kota tersebut jatuh ketangan tentara salib, maka panglima Richard Lion Heart memerintahkan tentara salib untuk membunuh 72.000 umat Islam, yang menjadi tawanan mereka.
Kemudian Sultan Malik Zahir dari Mesir pada tahun 1258 dapat mengusir tentara salib dari timur tengah sampai Perang Dunia I. jadi perang salib yang didekritkan oleh Paus Urbanus II berjalan selama 1095-1258 (Philip K.Hitti; 227-236).
II Kesimpulan.
1. Resolusi-resolusi DK-PBB melahirkan penyerbuan oleh negara-negara Kristen (AS dan Uni Eropa) secara membabi-buta terhadap negeri-negeri Muslim dan menjajahnya sampai sekarang. Karenanya wajar kalau umat Islam memengartikan DK-PBB adalah dewan kolonial perserikatan Bangsa Barbar.
2. PBB telah menghancurkan sistem demokrasi dan melanggengkan sistem dictator yang biadab dengan melegalisir Hak veto bagi negara-negara Kristen untuk menolak setiap keputusan yang menghukum negara Israel/Kristen.
3. PBB telah melegalkan kewenangan negara-negara Kristen (AS dan Uni Eropa) untuk menghancurkan dan HAM negeri-negeri muslim.
4. Media masa Kristen dunia senantiasa menyokong kebijakan PBB karena ada kepentingan theology dan ideologi, walaupun kebijakan tersebut menghancurkan HAM dan kedaulatan negeri-negeri Muslim.
5. Kebijakan negara-negara Kristen dan yahudi telah menjadi watak mereka, karena dari ajaran agama Kristen dan yahudi (Kitab perjanjian lama, pasal kitab ulangan :2;10-16) dan sejarah perang salib menghancurkan Islam (1095-1258).
6. Apabila negara Kristen seperti AS dan Uni Eropa ada sikap simpati terhadap palestina atau negeri-negeri Muslim hanya tipuan belaka. Karena hal tipu-menipu bagi negara Kristen (AS dan Uni Eropa) telah menjadi kebiasaan mereka. (Lihat sejarah dunia Kristen !)
III Penutup.
1. Wahai para penguasa negeri Muslim, para intelektual dan para redaktur media massa Islam, mengapa anda masih terus menjadi penyokong, pengagum negara-negara Kristen-Yahudi, yang begitu jelas dalam sejarah tentang kejahatan dan kebiadabannya terhadap umat Islam dari sejak zaman Rasulullah s.a.w (620), zaman Khulafa Al Rasyidin, zaman Khilafah Islam (Umayyah, Abbasyiyah, Fathimiyah, Saljuk, Usmani), perang salib, zaman penjajahan negeri-negeri muslim oleh negara-negara Kristen-Barat di Afrika Utara dan Timur, Timur Tengah, Asia Tengah dan Selatan, Asia Tenggara sampai hari ini di Afganistan, Irak, Pakistan, Mesir, Tunisia, Syiria, Yaman, dan Lybia?
Apakah anda masih menutup mata hati anda untuk melihat kebiadaban negar Kristen Yahudi yang berlangsung dari abad VII-XXI ?
2. Q.S : 5 : 57 : “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil mereka menjadi pemimpin yang menjadikan agama kamu (Islam) sebagai ejekan dan permainan, yaitu ahli kitab (Yahudi dan Kristen) dan orang-orang kafir lainnya, dan takutlah kepada Allah, jika betul kamu orang yang beriman”
3. Dari Abdul Qadir Djaelani
Mantan Anggota DPR-RI, No.AA 259
Periode 1999-2004
4. Tolong disiarkan kepada umat.
Kamis, 19 Mei 2011
NEGARA BARAT (KRISTEN, YAHUDI) MAU MENGULANG PENJAJAHAN ATAS NEGARA MUSLIM SEPERTI ABAD XVII-XXI
NEGARA BARAT (KRISTEN, YAHUDI) MAU MENGULANG
PENJAJAHAN ATAS NEGARA MUSLIM SEPERTI ABAD XVII-XXI
OLEH: ABDUL QADIR DJAELANI
I. Theologi dan Ideologi Kristianisme Bersumber dari Yahudisme
1. Theologi:
a. Yesus Kristus wafat pada usia 33 tahun, tidak meninggalkan pelajaran secara
tertulis walau serangkum. Injil Markus (terbit tahun 65); Injil Lukas (terbit
tahun 70); Injil Matius (terbit tahun 85); Injil Yohanes (terbit tahun
95). (Sudibyo Markus; 1978: 14).
b. Injil tersebut ditulis para pengikutnya dengan pembatasan, perluasan dan
semangat dari orang bodoh. (H.G. Well; 1931: 523);\
c. Ditemukannya The Dead Sea Scroll (Naskah Laut Mati) 1974,menyatakan:
Doktrin Trinitas yang sebenarnya tidak pernah ada di dalam Bibel (Taurat dan
Injil). (O. Hashem; 1938: 5-9).
d. Setengah dari isi Kitab Injil berisi surat-surat Paulus (Saulus) seorang Yahudi
dari Yunani, yang mengaku murid Yesus Kristus, tetapi tidak pernah bertemu
Yesus.
e. Doktrin Trinitas {Tuhan Bapak, Yesus Kristus (Putra Tuhan) dan Roh Kudus}
lahir dari Keputusan Konsili Ekumena Niccea 325 yang dipimpin oleh Kaisar
Konstantin Romawi, ditetapkan sebagai syahadat/creed/creedo (pengakuan
Imam Rosuli). Syahadat ini diusulkan oleh Philo Yudaesus (Yahudi dari
Aleksandria).
2. Ideologi :
a. Free Masonry (organisasi Kejahatan dibawah tanah) telah ada sejak abad
XIV, dan pada tahun 1960 telah beranggotakan 6.000.000 orang, yang
tersebar di Eropa, Amerika Serikat dan Comenwealth Inggris.
(LPPA Muhammadiyah; 1978: 11).
b. Pimpinan tertinggi bernama Majelis Timur Raya Free Masonry dipimpin oleh
Weishaupt, berkedudukan di Jerman.
c. Free Masonry membentuk organisasi resmi/legal, yaitu: Rotary Club (1905) di
Chicago-AS, Lions Club (1917) di New York/Washington; B’mai Birth Club
(1834) di AS.
d. Program Free Masonry:
- Memilih mahasiswa asing pintar, apabila ia tamat dan kembali ke negeri
mereka, diusahakan menjadi pemimpin di negaranya.
- Menguasai media massa cetak dan elektronik untuk membentuk public
opini dunia!
- Menguasai lembaga ekonomi dan keuangan dunia seperti IMF, Bank
Dunia dan WTO untuk sumber dana menyogok para pejabat negara
sedunia (eksekutif, legislatif dan yudikatif) dengan uang dan wanita
cantik, sehingga para pejabat tersebut dapat diperalat oleh Free
Masonry.(Muhammad Sofwat et.al.; 1978: 6-20).
e. Contoh: The Fed (US Federal Reseve Bank yang didirikan oleh 8 orang Yahudi
terkaya di AS pada 1935 sampai sekarang, perbankan dan keuangan di AS,
masih dikuasainya . (Z.A. Maulani; 2002: 206).
II. Tokoh-Tokoh Kristen Dunia Anggota Free Masonry
1. Para Pemikir Kristen dunia:
Montesqueu (1689-1755), Voltain (1692-1778), Rousseaue (1712-1778), Karl
Marx (1818-1884), Engel (1829-1895), Lenin (1870-1924), Biusepp Mazzini (1806-
1872).
2. Para Kepala Negara:
- Inggris: sejak Raja Inggris George I (1714-1728) menjadi anggota Free
Masonry, bangsa Yahudi di Inggris telah menjadi kelas elit yang berkuasa, tulis H.
Hibb dalam bukunya. (Muhammad Sofwat et.al.: 112-113).
- Presiden AS: Thomas Jefferson, Roosvelt, Johnson, Nixon, Jimmy Carter dan
Ronald Regen. (LPPA Muhammadiyah; 1978: 62).
III. Negara Barat (Kristen-Yahudi) Menjajah Negeri Muslim Abad XVI – XXI:
1. Spanyol menjajah Filipina Selatan (Moro Mindanau): 1565-1898 dan Amerika
Serikat melanjutkan penjajah tersebut: 1898-1946.
2. Belanda menjajah Indonesia 1592-1942; 1945-1947.
3. Inggris menjajah: Siraj al Daulah India (1757); Malaysia (1811); Iran (1838);
Aden (1839); Arabia Selatan dan Timur (1840); Mesir (1882); Sudan (1898);
Irak dan Palestina (1918).
4. Prancis menjajah: Aljazair (1830); Libanon (1860); Tunisia (1881); Maroko
(1912); Syiria (1918).
5. Italia menjajah Libiya (1918).
6. AS dan Uni Eropa menjajah Afganistan (2001 – sekarang);
7. AS, Inggris dan Australia menjajah Irak (2002 – sekarang);
IV. Pemberontakan di Negara Muslim Direkayasa Negara Barat (Kristen-Yahudi / AS-Uni
Eropa).
1. Pemberontakan oleh antek-antek AS dan Uni Eropa di Mesir, Tunisia, Maroko,
Libiya, Yaman, Bahrain, Syiria, Saudi Arabia dan Iran;
a. Para Oposisi/Antek asing: dibayar, dibantu oleh pasukan asing dan
persenjataan, dijanjikan akan dijadikan pejabat pemerintah baru,
pengganti regim yang ditumbangkan.
b. Media massa dunia, yang telah dikuasai Barat senantiasa membela para
antek asing;
c. PBB yang dikuasai Barat memperkuat kebiadaban Barat-Kristen.
V. Pertanyaan
1. Para penguasa negeri Muslim, mengapa anda membela Negara-Kristen yang
biadab itu?
2. Para oposisi/antek Barat-Kristen mengapa anda mau dijadikan anjing Barat-
Kristen, yang haus darah umat Islam?
3. Wahai Umat Islam bacalah doa Nabi Nuh Q.S.: Nuh: ayat: 26-28, setiap bada
shalat.
VI. Penutup
Abdul Qadir Djaelani
Mantan Anggota DPR-RI No. AA259.
Priode 1999-2004
Bogor, 20 Mei 2011
Tolong disiarkan ke masyarakat.
Langganan:
Postingan (Atom)
